Mamon di Meja Perjamuan: Kritik Profetik Terhadap Ketamakan Religius dan Ekonomi yang Menyingkirkan Orang Miskin
Abstract
Abstrak
Ketamakan religius dan ekonomi merupakan persoalan teologis yang tidak dapat direduksi menjadi kelemahan moral individu. Melalui pendekatan kualitatif dengan konstruksi teologis dan kritik profetik anti-mamonik, mamon dibaca sebagai kuasa yang menggeser loyalitas iman, membentuk imaji-nasi manusia terhadap harta, serta menata relasi sosial berdasarkan akumulasi, status, dan kehormatan ekonomi. Metafora meja perjamuan digunakan untuk menyingkap ironi gerejawi ketika ruang yang seharusnya menyatakan anugerah, kesetaraan, dan tubuh Kristus justru dapat direbut oleh logika kelas yang menyingkirkan orang miskin. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketamakan menjadi paling berbahaya ketika disakralkan melalui bahasa berkat, kelimpahan, keberhasilan, dan pertumbuhan, sebab bahasa tersebut dapat menyembunyikan eksploitasi, membungkam pengalaman orang miskin, dan menumpulkan kritik profetik di dalam gereja. Gereja perlu dibentuk sebagai komunitas anti-mamonik, yaitu komunitas yang menolak menjadikan harta sebagai ukuran martabat, memulihkan suara orang miskin, menguji praktik persekutuan secara teologis, serta menjadikan meja Kristus sebagai praksis keadilan. Dengan demikian, kritik terhadap ketamakan bukan sekadar seruan kemurahan hati, melainkan panggilan untuk membongkar struktur religius-ekonomi yang membuat orang miskin tetap tersingkirkan dari pusat kehidupan gereja.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Blomberg, Craig L. Neither Poverty nor Riches: A Biblical Theology of Material Possessions. Grand Rapids: Eerdmans, 1999.
Brueggemann, Walter. Money and Possessions. Louisville: Westminster John Knox Press, 2016.
Cavanaugh, William T. Being Consumed: Economics and Christian Desire. Grand Rapids: Eerdmans, 2008.
Fuad, Chelcent. "The Practice of the Lord's Supper in 1 Corinthians 11:17-34 as a Socio-Religious Ritual Failure." The Expository Times 130, no. 5 (2019): 202–14. https://doi.org/10.1177/0014524618792121.
Gutiérrez, Gustavo. Option for the Poor. Maryknoll: Orbis Books, 1987.
———. A Theology of Liberation. Maryknoll: Orbis Books, 1971.
Hasiholan, Anggi Maringan. "Gembala dan Pelayanan Sosial." In Living in Pentecostal Heritage: Titik Temu dan Pentradisian Teologi Pentakosta di Kalangan GBI, edited by Gernaida Krisna R. Pakpahan, 219–37. Jakarta: Rhema Makmur, 2024.
———. "Pembinaan Spiritualitas Mahasiswa melalui Ibadah Kampus Bertema 'Seven Capital Sin in History' di STIP Marunda." Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi, dan Perubahan 6, no. 3 (2026): 79–87.
Hasiholan, Anggi Maringan, Asigor P. Sitanggang, and Petrus A. Usmanij. "The Theology of Community Survival: A Study of Migration Theology, Pentecostalism, and West Kalimantan Gawai Culture." Jurnal Lektur Keagamaan 21, no. 2 (2023): 383–410. https://doi.org/10.31291/jlka.v21i2.1126.
Mashau, Thinandavha D., and Mookgo S. Kgatle. "Prosperity Gospel and the Culture of Greed in Post-Colonial Africa: Constructing an Alternative African Christian Theology of Ubuntu." Verbum et Ecclesia 40, no. 1 (2019): 1–8.
Na, J. M. Jooman. "Shaped by the Supper: The Eucharist as an Identity Marker and Sustainer—A Literary Analysis of 1 Corinthians 11:17-34." Religions 16 (2025): 1–13.
Pickett, Raymond. "'You Cannot Serve God and Mammon': Economic Relations and Human Flourishing in Luke." Dialog: A Journal of Theology 52, no. 1 (2013): 37–46.
Rosner, Brian S. Greed as Idolatry: The Origin and Meaning of a Pauline Metaphor. Grand Rapids: Eerdmans, 2007.
Setyobekti, Andreas Budi, Petrus Legowo, and Murniman Harefa. "Menghidupi Etika Solidaritas Melalui Triad Theology Steven Jack Land: Implikasi bagi Pelayanan Sosial Umat Pentakostal." MATHEO: Jurnal Teologi/Kependetaan 14, no. 1 (2024): 1–12.
Sitanggang, Asigor Parongna. "Keberpihakan Yesus kepada Si Kaya atau Si Miskin: Sebuah Kajian Biblis pada Injil-Injil Kanonik." KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 10, no. 2 (2024): 349–58.
Sumarno, Yuel. "Pendidikan Kristiani dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan: Interseksionalitas Pemikiran Dietrich Bonhoeffer tentang Relasi Sosial-Ekonomi." KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 11, no. 1 (2025): 244–56.
Tanner, Kathryn. Christianity and the New Spirit of Capitalism. New Haven: Yale University Press, 2019.
Theissen, Gerd. The Social Setting of Pauline Christianity: Essays on Corinth. Philadelphia: Fortress Press, 1982.
Williams, Dodeye U. "'Prosperity Theology': Poverty and Implications for Socio-Economic Development in Africa." HTS Teologiese Studies/Theological Studies 78, no. 1 (2022): 1–8.
Wongso, Ruslan, Ivonne Sandra Sumual, and Andreas Christanto. "Perjamuan Kudus sebagai Sarana Pemberdayaan dan Transformasi Jemaat dari Perspektif 1 Korintus 11:23-26 di Era Postmodern." MATHEO: Jurnal Teologi/Kependetaan 11, no. 2 (2021): 23–26.
Badan Pusat Statistik. "Persentase Penduduk Miskin September 2025 Turun Menjadi 8,25 Persen." Jakarta, 2026.
World Bank. "The World Bank's Updated Global Poverty Lines: Indonesia." World Bank Group, 2025.
DOI: https://doi.org/10.47543/efata.v12i2.257
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Efata telah terdaftar pada situs:
 |  ![]() |  |  |
Online ISSN: 2722-8215
Printed ISSN: 2477-1333
Copyright © Jurnal Efata 2020-2023. All Rights Reserved.


 