Formula Baptisan Trinitarian dalam Matius 28:19: Kajian Hermeneutik-Kritis atas Orisinalitas Teks dan Implikasinya bagi Teologi Baptisan Kristen
Abstract
Abstrak
Artikel ini membahas formula baptisan Trinitarian dalam Matius 28:19 melalui kajian hermeneu-tik-kritis atas orisinalitas teks dan implikasinya bagi teologi baptisan Kristen. Persoalan utama penelitian ini berangkat dari ketegangan antara formula “dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus” dalam Matius 28:19 dan formula “dalam nama Yesus” yang muncul dalam beberapa teks Perjanjian Baru. Ketegangan tersebut sering dipahami secara polemis dalam praktik gereja, padahal secara akademik perlu dibaca melalui analisis tekstual, gramatikal, historis, redaksional, dan teologis. Penelitian ini menggunakan meto-de kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan hermeneutik-kritis terhadap Matius 28:19 dalam konteks Matius 28:16–20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula Trinitarian dalam Matius 28:19 tidak dapat direduksi menjadi rumus liturgis semata, melainkan merupakan bagian integral dari mandat pemuridan universal. Secara tekstual, tidak terdapat bukti kuat bahwa Injil Matius pernah beredar tanpa formula Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Secara teologis, formula tersebut berfungsi sebagai penanda identitas murid, pengakuan iman gereja, serta dasar eklesiologis bagi komunitas Kristen. Artikel ini menyimpulkan bahwa Matius 28:19 lebih tepat dipahami sebagai titik temu antara otoritas Kristus yang bangkit, pembentukan murid bagi segala bangsa, dan identitas baptisan Kristen dalam relasi dengan Allah Tritunggal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bagiyowinadi, F.X. Didik. "Relevansi Mat. 28:19–20a bagi Praktek Pembaptisan dan Pengajaran Gereja." Studia Philosophica et Theologica 10, no. 2 (2010): 202–219.
Gultom, Junifrius, and David E.S. Korengkeng. "Pengalaman Kepenuhan Roh Kudus dalam Perspektif Epistemologi Pentakostalisme." EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 7, no. 1 (2023). https://doi.org/10.33991/epigraphe.v7i1.467.
Hasiholan, Anggi Maringan. "Supremasi Yesus di Era Postmodern: Menelusuri Kristologi Athanasius dalam Teori dan Praksis." Diegesis: Jurnal Teologi 8, no. 1 (2023): 243–261.
Immanuel, Abraham Giovanni, Brandon Efraim Giorgio Bolang, dan Aqsa Gloria Mell Jourdan. "Hermeneutik Hans-Georg Gadamer: Ruang bagi Generasi Z Indonesia." Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 12, no. 1 (2022): 1–15.
Keener, Craig S. "Matthew's Missiology: Making Disciples of the Nations (Matthew 28:19–20)." Asian Journal of Pentecostal Studies 12, no. 1 (2009): 3–20.
———. Spirit Hermeneutics: Reading Scripture in Light of Pentecost. Grand Rapids, MI: William B. Eerdmans Publishing Company, 2016.
Kuwornu-Adjaottor, Jonathan E.T. "Translations and Interpretations of Baptizontes (Mt 28:19–20) in Some Ghanaian Mother Tongue Translations of the Bible." HTS Teologiese Studies/Theological Studies 77, no. 1 (2021): 6859.
Peerbolte, Bert Jan Lietaert. "'Do Not Quench the Spirit!' The Discourse of the Holy Spirit in Earliest Christianity." HTS Teologiese Studies/Theological Studies 71, no. 1 (2015): 3098. https://doi.org/10.4102/hts.v71i1.3098.
Saptono, Yohanes Joko. "Pentingnya Penginjilan bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru." DIEGESIS Jurnal Teologi Kharismatika 2, no. 1 (2019): 12–24. https://doi.org/10.53547/diegesis.v2i1.46.
Setianto, Muryati, dan Christian Reynaldi. Hermeneutik: Ilmu dan Seni Menafsirkan Alkitab. Jakarta: GL Ministry, 2018.
Setianto, Yusak. Ragam Dunia Perjanjian Baru. Jakarta: Hegel Pustaka, 2025.
Sim, David C. "Is Matthew 28:16–20 the Summary of the Gospel?" HTS Teologiese Studies/Theological Studies 70, no. 1 (2014): 1–7. https://doi.org/10.4102/hts.v70i1.2756.
Sinyangwe, Brian. "The Trinity and Ecclesiological Foundations: An Exegetical-Theological Assessment of Ephesians 2:19–22." Pan-African Journal of Theology 2, no. 2 (2023): 80–100.
Sugiono, Sadrakh. "PAK dan Penginjilan dalam Amanat Agung Yesus Kristus." Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2008): 1–16.
Tshaka, Rothney S., dan Tshepo Lephakga. "Karl Barth's Understanding of Christian Baptism as a Basis for a Conversation on the Praxis of Sacraments in the Uniting Reformed Church in Southern Africa." HTS Teologiese Studies/Theological Studies 69, no. 1 (2013): 1–8. https://doi.org/10.4102/hts.v69i1.1330.
Van Zyl, Hermias C. "Die Trinitariese Formule van Matteus 28:19: Fremdkörper of Gepaste Afsluiting vir die Matteusevangelie?" Verbum et Ecclesia 43, no. 1 (2022): 2673.
Yonathan, Rano. "Bahasa Baptisan dan Doktrin Tritunggal: Analisis Teologis-Normatif atas Matius 28:19." Jurnal Teologi RAI 3, no. 1 (2026): 16–28. https://doi.org/10.63276/jurnalrai.v3i1.134.
DOI: https://doi.org/10.47543/efata.v12i2.256
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Efata telah terdaftar pada situs:
 |  ![]() |  |  |
Online ISSN: 2722-8215
Printed ISSN: 2477-1333
Copyright © Jurnal Efata 2020-2023. All Rights Reserved.


 